• Home
  • About
  • Subscribe to my RSS
  • @bprijambudi on Twitter
  • comments
  • Home
  • Profil Penyair
    • Indonesia
    • Persia
    • Dunia
    • Sufi
  • Puisi Penyair
    • Indonesia
      • Hamzah Al-Fansuri
      • Chairil Anwar
      • W.S. Rendra
      • Taufiq Ismail
    • Dunia
      • Fariduddin Attar
      • Jalaluddin Rumi
      • Rabiah Al-Adawiyah Al-Bashriah
      • Khalil Gibran
    • Sufi
      • Fariduddin Attar
      • Jalaluddin Rumi
      • Rabiah Al-Adawiyah Al-Bashriah
  • Network
    • baguslagu
    • baguskata
    • bagustivi
    • bagusaudio
    • bagusradio
    • bagusvideo
    • bagusdoa
    • bagusngaji
You are here : Home »
Showing posts with label Dorothy Law Nolte. Show all posts
Bila seorang anak hidup dengan kritik,
Ia belajar untuk menyalahkan.

Bila seorang anak hidup dengan rasa benci,
Ia belajar bagaimana berkelahi.

Bila seorang anak hidup dengan ejekan,
Ia belajar menjadi pemalu.

Bila seorang anak hidup dengan rasa malu,
Ia belajar merasa bersalah.

Bila seorang anak hidup dengan toleransi,
Ia belajar menjadi sabar.

Bila seorang anak hidup dengan semangat,
Ia belajar kepercayaan diri.

Bila seorang anak hidup dengan pujian,
Ia belajar untuk menghargai.

Bila seorang anak hidup dengan rasa adil,
Ia belajar tentang keadilan.

Bila seorang hidup dengan rasa aman,
Ia belajar memiliki iman.

Bila seorang anak hidup dengan persetujuan,
Ia belajar menyukai dirinya sendiri.

Bila seorang anak hidup dengan penerimaan dan persahabatan,
Ia belajar mencari cinta dalam dunia.

(Copyright © 1972 by Dorothy Law Nolte)

If children live with criticism, they learn to condemn.
If children live with hostility, they learn to fight.
If children live with fear, they learn to be apprehensive.
If children live with pity, they learn to feel sorry for themselves.
If children live with ridicule, they learn to feel shy.
If children live with jealousy, they learn to feel envy.
If children live with shame, they learn to feel guilty.
If children live with encouragement, they learn confidence.
If children live with tolerance, they learn patience.
If children live with praise, they learn appreciation.
If children live with acceptance, they learn to love.
If children live with approval, they learn to like themselves.
If children live with recognition, they learn it is good to have a goal.
If children live with sharing, they learn generosity.
If children live with honesty, they learn truthfulness.
If children live with fairness, they learn justice.
If children live with kindness and consideration, they learn respect.
If children live with security, they learn to have faith in themselves and in those about them.
If children live with friendliness, they learn the world is a nice place in which to live.

(Copyright © 1972 by Dorothy Law Nolte)
Older Posts Home
  • Terkini
  • Komentar
Twitter
Design and Maintenance By txb4.com

Video

Penyair

Abdul Hadi Widji Muthari (24) Abdurrahman Jami (1) Abu Nawas (1) Abu Tanam (1) Aidh al-Qarni (2) Aisyah ra. (2) Al Futuhat (1) Al Ghazali (1) Al Muktashim (2) Ali Bin Abi Thalib. (1) An-Niffari (3) As-Sadi Asy-Syairazi (1) As-Sanai (6) Asy Syafii (13) BJ Habibie (2) Bung Karno (4) Chairil Anwar (72) Dorothy Law Nolte (2) Elia Abu Madhi (1) Fariduddin Attar (4) Gabriela Mistral (1) HAMKA (6) Hafiz (5) Hamzah Al-Fansuri (5) Hasan al Basri (1) Ibn ‘Arabi (2) Ibnu Sina (1) Imam Bukhari (1) Jalaluddin Rumi (108) KH. Abdurrahman Wahid (1) Khalil Gibran (62) Muhammad Iqbal (7) Mustofa Bisri (6) Rabiah (21) Sunan Bonang (2) Sunan Kalijaga (1) Taufiq Ismail (38) Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas’ud (1) Umar Khayyam (17) Unknown (2) WS Rendra (23) Yunus Emre (16)

Hamka

Hamzah Al-Fansuri

As-Sanai

Sunan Bonang

Sunan Kalijaga

Page

  • Home
  • About

Network

  • txb4.com
  • baguus.com

Blogroll

  • baguslagu
  • bagustivi
  • baguskata
  • bagusradio
  • bagusaudio
  • bagusvideo
  • bagusdoa
  • bagusngaji

Photos and Graphics on Flickr

Welcome


Puisi adalah ragam sastra yg bahasanya bisa terikat atau tidak oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait; atau gubahan dl bahasa yg bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus.


Puisi, Puisi & Puisi


Puisi (dari bahasa Yunani kuno: ποιέω/ποιῶ (poiéo/poió) = I create) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya.



Kumpulan puisi penyair populer yang banyak mengandung makna menyikapi rasa, hati, dan jiwa. Hidup tanpa puisi bagai cinta tanpa jiwa

Populer (Last 7 days)

  • Bekalku memang masih sedikit Sedang aku belum melihat tujuanku
  • Syair-Syair Erotis Ibn Arabi
  • Sebuah kamar - Chairil Anwar
  • Karena Cinta - Jalaluddin Rumi
  • Utuy Tatang Sontani
  • Dari catatan seorang demonstran - Taufiq Ismail
  • Trisno Sumardjo
  • Andai cintaku
  • La strada atau jalan terpanggang ini - Taufiq Ismail
  • Dia tidak di tempat lain - Jalaluddin Rumi

Total Pageviews

Mutiara kata

Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum. (Khalil Gibran)
  • Chairil Anwar
  • Taufiq Ismail
  • Rendra
  • RUMI
  • GIBRAN
© 2011 - bagus prijambudi
Home